PERILAKU DAN MOTIVASI
Seorang manusia modern memiliki sebuah usaha dalam memuaskan kebutuhannya. Kebutuhan yang hendak dipuaskan memiliki bentuk yang beragam, sifat dan bahkan jenisnya. Aneka kebutuhan itu memiliki sifat yang berubah-ubah. Artinya bobot yang diberikan kepada suatu kebutuhan tentu tidak selalu sama. Ditinjau dari segi perilaku orang di dalam organisasi, ada beberapa jenis kebutuhan pokok yang akan mempengaruhi perilaku dan motivasi sehingga perlu mendapatkan perhatian dari setiap pimpinan dalam organisasi.
1. Kondisi kerja yang baik.
Kondisi kerja ini menyangkut segi fisik dari lingkungan kerja seperti:
a. Bangunan tempat kerja yang menarik dan mempertimbangkan keselamatan
b. Ruang kerja yang lega
c. Ventilasi yang memadai
d, Sarana dan prasarana yang memadai
Kondisi kerja yang baik demikian akan sangat mempengaruh peningkatan kerja dalam berorganisasi. Kondisi ini setidaknya mampu mengurangi perasaan lelah hingga menjauhkan perasaan bosan.
2. Perasaan diikutsertakan
Beberapa penelitian telah menyebutkan bahwa tidak ada bawahan atau anggota dalam suatu organisasi senang di kucilkan. Mereka ingin diajak untuk ikut serta dalam berbagai segi kehidupan organisasional. Bentuk keikutsertaannya terlihat menonjol pada hal-hal yang menyangkut bidang tugas operasionalnya atau kemampuannya.
3. Cara pendisiplinan yang manusiawi.
Anggota-anggota organisasi menyadari bahwa dirinya adalah manusia biasa. Sebagai manusia biasa mereka tidak akan luput dari kekurangn, kelemahan, kekhhilafan dan bahkan kesalahan sekalipun. Anggota organisasi yang tidak berhasil melaksanakan tugas kewajiban dengan baik atau terbukti melakukan hal-hal yang tidak seharusnya perlu mendapatkan tindakan disiplin. Akan tetapi mereka mengharapkan pendisiplinan dilakukan secara manusiawi dalam artian :
a. Dilakukan secara objektif dalam arti jelas ditunjukkan kesalahan yang telah diperbuat
b. Hukuman yang diberikan setimpal dengan sesalahan yang diperbuat.
c. Teknik pendisiplinan tidak merendahkan martabat seseorang di mata koleganya.
d. Tindakan disiplin yang bersifat mendidik.
e. Tindakan disiplin yang dilakukan secara emosional.
4. Pemberian penghargaan atas pelaksanaan tugas dengan baik.
Sebagai manusia biasa tentunya tak luput dari kesalahan namun, manusia juga mempunyai kelebihan atau kekuatan dalam menjalankan berbagai tugasnya sehingga mereka memiliki kemampuan untuk tumbuh dan berkembang. Anggota dalam organisasi yang mampu menjaankan tugas dan bekerja dengan baik harus mendapatkan penghargaan dari pimpinan dari organisasi tersebut. Penghargaan tersebut dapat berupa :
a. Pujian yang dinyatakan dengan kata-kata
b. Pujian yang diberikan dalam bentuk tulisan berupa piagam
c. Pemberian suatu barang yang bermanfaat.
5, Kesetiaan Pempinan pada anggotanya.
Berbicara mengenai kesetiaan, orang terlalu sering berbicara tentang kesetiaan para anggora organisasi kepada pemimpin, kepada organisasi dan kepada tugas. Bahkan tidak jarang sesorang pimpinan di dalam suatu organisasi menuntut kesetiaan bawahannya kepada diri pimpinan itu pribadi. Kesetiaan yang terakhir ini sesungguhnya tidak perlu ditekankan karena dalam organisasi modern, kesetiaan yang dituntut bukan kepada orang per orang tertentu akan tetapi kepada orang yang pada saat tertentu diserahi jabatan memimpin. Kesetiaan para pemimpin terhadap para bawahannya tidak kurang pentingnya.
6 Tugas pekerjaan yang sifatnya menarik.
Setiap manusia normal ingin terus tumbuh dan berkembang . Setiap anggota dapat mencapai keinginannya jika diberikan amanah atau tugas yang menarik. Hal ini berupaya untuk menciptakan keatifitas dan keterampilan dalam meningkatkan pengetahuannya. Artinya setiap anggota organisasional yang normal mendambakan pekerjaan yang menarik, dibutuhkan pula penyelesaian dan imajinasi, inovasi dan daya kreasi yang terus tumbuh dan meluas.
Faktor-faktor motivasi demikian akan menjadikan perilaku yang mendorong tercapainya tujuan-tujuan pribadi dari para anggota bahkan tujuan organisasi sebagai keseluruhannya pun akan mudah diraih.

0 komentar:
Posting Komentar